Jumlah Kemiskinan di Indonesia


Pada beberapa waktu lalu saya pernah menyinggung tentang angka kemiskinan di Indonesia, pada saat itu bapak SBY dan Biro Pusat Statistik mengatakan bahwa jumlah rakyat miskin di Indonesia sudah sangat menurun, yaitu 30,02 juta jiwa. Saat ini pemerintah mengumumkan akan menaikkan harga BBM, hal ini sangat mungkin akan menambah jumlah rakyat miskin di Indonesia dan dengan alasan itu pemerintah mengumumkan akan memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk membantu ekonomi rakyat miskin.

Satu hal yang membuat saya menulis artikel ini adalah saat ditayangkannya berita mengenai BLT. Diberitakan bahwa pemerintah telah membuat anggaran BLT untuk 18,89 juta KK dan jika menggunakan asumsi pemerintah bahwa 1 KK terdiri dari 4 orang yang berarti ada 75,56 juta jiwa rakyat miskin.

Angka ini membuat perbedaan sekitar 40 juta jiwa dan sangat mungkin memberikan kesempatan untuk penggelembungan dana. Mungkin ini masih perkiraan dari saya yang memang belum cukup ilmu untuk menganalisa politik di Indonesia, akan tetapi hal ini membuat saya berpikir apakah angka kemiskinan di Indonesia memang sarat akan kepentingan? Apakah rakyat miskin saat ini sudah menjadi salah satu komoditas pemerintah?

Related Articles :


2 comments:

Anita said...

Benar sekali, BLT rentan terhadap penyimpangan yang pada akhirnya akan meningkatkan korupsi di Indonesia.

BTW ijin share ia :)
thx

antoniusgvnn said...

Hi Anita,,terima kasih untuk komentarnya dan silakan untuk share artikel ini,,semoga bermanfaat :)

Post a Comment

SUBSCRIBE

Enter Your Email Address:

GUESTBOOK

 

Antonius Giovanni © 2016 | Powered by: Blogger